Asal-usul ilmu forensik
Ilmu forensik modern pertama kali berkembang berupa kesaksian dari seorang ahli kimia yang bernama N.J.B. Ortila (1787-1853) pada kasus keracunan. Ortila bekerja di lab ayahnya yang ahli toksikologi forensik. Keahlian kimia dan toksikologinya digunakan untuk mengungkapkan kasus "Marie La Farge" tahun 1840. Pada tahun 1839, Marie menikah dengan La Farge, kemudian Charles La Farge meninggal dengan gejala keracunan arsen (dimana As3+ lebih toksik dari As5+). Telah dilakukan tes pada tubuh La Farge dan didapatkan informasi yang tidak spesifik sehingga tidak mendukung adanya unsur kesengajaan dalam kasus ini. Analisa pertama yang dilakukan Ortila:
1. Analisa roti yang dimakan La Farge, hasilnya +
2. Analisa jaringan tubuh La Farge, hasilnya +
3. Analisa tanah disekitar rumah, hasilnya -
4. Analisa pakaian yang dikenakan Marie, hasilnya +
Dari keempat analisa tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada unsur kesengajaan dalam kasus keracunan La Farge.
No comments:
Post a Comment