Analisis Forensik pada senjata api dan bahan peledak part 1
Analisis kimia pada senjata api dan handak (bahan peledak) menghasilkan bukti yang penting antara lain:
1. Ada tidaknya suatu zat yang dapat dihubungkan dengan waktu dimana senjata api/bahan peledak meledak.
2. Menentukan "Corpus delictus" yaitu setiap material yang dipakai untuk menentukan bentuk kejahatan dan cara melakukannya
Tes Fe3+ (adanya cincin coklat tebal diatas dan mudah hilang)
Tes Fe2+ (adanya cincin ditengah dan tipis)
Kedua tes diatas sangat penting untuk analisa kualitatif.
a. Senjata api
Pada umumnya peluru dibagi menjadi 2:
1. Berdasarkan penggunaannya:
- Peluru tumpul (karet), yaitu peluru yang dimaksudkan untuk menyakiti / melukai dan tidak dimaksudkan untuk membunuh atau sekarang juga digunakan "water canon" (penyemprot air).
- Peluru tajam, yaitu peluru yang dimaksudkan untuk membunuh dan terbagi menjadi 3:
a. Peluru 1x ledakan (dengan garis warna hitam)
dengan uji penembakan 10 galon, telah menembus 4 galon dengan sisi lainnya tidak tembus
b. Peluru 2x ledakan (dengan garis merah dan bisa menghancurkan)
dengan uji penembakan 10 galon, telah menembus 7 galon dengan sisi lainnya tidak tembus
c. Peluru dengan garis merah dan bisa membunuh dengan jarak 10 m
dengan uji penembakan 10 galon, telah menembus 10 galon dengan 4 galon pertama hancur.
2. Berdasarkan zat kimia pembuatnya (bahan baku)
- black powder (serbuk hitam)
- smokeless (tidak berasap).
BACA JUGA (SCIENCE DAILY)
Tahukah Anda Proses Pembentukan Tulang?
Tahukah Anda Penyakit dan Kelainan Organ Hati?
Tahukah Anda Bahan Kimia Berbahaya pada Rokok?
No comments:
Post a Comment