Tuesday, 11 April 2017

Tugas Pendahuluan M8

PERTANYAAN :

1.      Berdasarkan hukum apa percobaan ini?
2.      Jelaskan hingga diperoleh persamaan :
(1) :  (gerak  A  -  B)  S » t2   atau   S / t2  =  k
(2) :  V / t  =  a
(3) :  S  =  ½ a t2   
3.      Sebutkan dan terangkan macam-macam gerak lurus!
4.      Apakah yang disebut dengan kecepatan sisa?

PEMBAHASAN :

1.      Percobaan ini berdasarkan pada Hukum II Newton tentang gerak, khususnya gerak lurus berubah beraturan (GLBB).

2.      Pada GLBB berlaku  a  =  percepatan konstan, sehingga :
a   =  dv
          dt
                 
Voò V dv  = toò t a . dt
      V – Vo  =  a . (t – to)
karena tanpa kecepatan awal maka Vo = 0 dan to = 0, sehingga : 
V  =  a . t
V  =  a   ……………persamaan (2) terbukti       
 t
sedangkan :
V   =  ds
          dt
Soò S ds  = Soò S V . dt
Soò S dv  = toò t a.t . dt
S – So  =  ½ a.t2
karena So = 0, maka :
S  =  ½ a . t2   ……………. persamaan (3) terbukti
dari persamaan (3) diperoleh :
S  =  ½ a . t2        dimisalkan        k  =  ½ a
S  =  k . t2
k  =  S   ……………. Persamaan (1) terbukti
         t2
3.      Macam-macam gerak lurus adalah :
·         Gerak Lurus Beraturan :
 yaitu gerak lurus dengan kecepatan tetap, sehingga a = 0.
St  =  V . t    Þ  persamaan linier dengan grafik St terhadap t berupa garis lurus


V  =  DS  =  S2 – S1  =  tg a      
               Dt        t2 – t1
      tg a  =  koefisien arah



      Grafik kecepatan V terhadap waktu t.
      Luas daerah yang diarsir adalah jarak
      yang ditempuh (St) selama waktu
      dari t1 ke t2.


·         Gerak Lurus Berubah Beraturan :
yaitu gerak dengan percepatan konstan (a tetap) dan kecepatannya berubah-ubah setiap saat. Rumus yang dipergunakan adalah :
St  =  Vo.t + ½ a.t2
Berarti grafik St terhadap t berupa parabola,
Dengan kecepatan pada saat t adalah :
Vt  =  tg a

·         Gerak Lurus dengan Percepatan Berubah :
Terjadi bila harga percepatannya (a) tidak lagi konstan. Perubahan percepatannya dapat dinyatakan dengan dua cara, yaitu :
a.       Percepatan yang dinyatakan sebagai fungsi posisi :  a  =  a (x)
b.      Percepatan yang dinyatakan sebagai fungsi waktu :  a  =  a (t)


4.      Kecepatan sisa adalah kecepatan yang masih dimiliki oleh suatu benda pada saat gaya luar yang bekerja pada benda tersebut dilepaskan.



No comments:

Post a Comment