A B S T R A K ELEKTROKIMIA
Mungkin kita tidak sadar bahwa ada
hubungan dan interaksi antara cabang ilmu pengetahuan alam antara lain bidang
fisika dengan bidang kimia. Dalam perkembangan teknologi, ada suatu hal yang
sering secara tidak sadar kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, yaitu
teknologi yang berdasarkan prinsip elektrokimia.
Elektrokimia
mempunyai pengertian sebagai disiplin ilmu yang mempelajari tentang perubahan
energi listrik menjadi energi kimia (sel elektrolisis) maupun seperti
terjadinya perubahan energi kimia menjadi energi listrik (sel galvani atau sel
volta). Proses elektrolisis dalam larutan kimia terjadi karena adanya arus yang
mengalir dalam larutan, kemudian energi yang dihasilkan itu menyebabkan
terjadinya reaksi oksidasi-reduksi pada elektroda-elektroda secara spontan.
Pada percobaan voltameter ini
dipakai suatu larutan elektrolit sebagai konduktor. Larutan itu seperti
asam-basa atau garam karena larutan-larutan tersebut mengandung ion-ion positif
dan negatif dalam larutannya. Dan dalam percobaan ini digunakan CuSO4
yang bersifat garam sebagai larutan (mediator) dan sebagai katoda maupun anodanya dipakai lempeng Cu
(tembaga).
Dalam
pelaksanaannya rangkaian diatas yang telah disusun sedemikian rupa dialirkan sejumlah arus dari sumber tegangan
dengan selang waktu tertentu, maka akan terjadi endapan Cu di katoda. Sehingga
pada katoda terjadi penambahan massa akibat endapan yang terjadi menempel pada
katoda. Dari penambahan massa katoda inilah kita kemudian melakukan perhitungan
akan besarnya arus berdasarkan rumus yang ada dan kemudian dibandingkan dengan
penunjukan jarum ampermeter.
No comments:
Post a Comment